Karna engkau begitu berharga..

21 03 2011

Karna engkau begitu berarti..
Aku ingin selalu menjaga hati ini hanya untukmu…

Karna engkau begitu bermakna..
Aku ingin selalu menjagamu dan melindungimu…

Karna engkau begitu berharga..
Aku ingin bisa membahagiakanmu..
Dan membuatmu selalu tersenyum… 🙂

by zein – 18 maret 11

Advertisements




Sekilas Tentang Genetic Algorithm

27 03 2009

PENGERTIAN

Tahun 1859 Charles Darwin mengumumkan teorinya yang berjudul “Theory of Natural Selection”. Teori tersebut menyatakan bahwa individu-individu yang mempunyai karakteristik yang bagus akan mempunyai kemungkinan untuk bertahan hidup lebih besar dan menurunkan karakteristiknya kepada keturunan – keturunannya. Sebaliknya, individu dengan karakteristik yang kurang bagus secara perlahan akan tersingkir dari populasi. Informasi genetik pada individu disimpan dalam chromosome, yang terdiri dari sekumpulan gen. Karakteristik dari setiap individu dikendalikan oleh gen-gen tersebut, yang kemudian akan diwariskan kepada keturunan-keturunannya ketika individu tersebut berkembang biak. Selain perkembangbiakan, suatu ketika juga terjadi peristiwa yang disebut mutasi, yang menyebabkan terjadinya perubahan informasi pada chromosome. Berdasarkan teori Darwin tersebut, nilai rata-rata karakteristik dari populasi akan meningkat setiap generasi, seiring dengan bertambahnya individu-individu yang mempunyai kriteria yang bagus dan punahnya individu yang mempunyai kriteria yang buruk.

Terinspirasi dari teori darwin tersebut, pada tahun 1975 John Holland dan timnya menciptakan teori Genetic Algorithm yang kemudian dikembangkan oleh De Jong(1975) dan Goldberg(1989). Ide utama dibalik Genetic Algorithm ini adalah memodelkan proses evolusi alami menggunakan warisan genetika seperti yang diumumkan oleh Darwin. Secara umum Genetic Algorithm (GA) merupakan teknik pencarian yang digunakan dalam komputasi untuk mencari solusi yang tepat atau perkiraan solusi untuk optimisasi dan masalah pencarian. GA ini merupakan kelas khusus dari evolutionary algorithms yang menggunakan teknik yang terinspirasi oleh evolusi dalam biologi seperti pewarisan/inheritance, mutasi, seleksi, dan crossover/rekombinasi.

Genetic Algorithm merupakan metode pembelajaran heuristic yang adaptif, karenanya bisa jadi terdapat beberapa versi dari Genetic Algorithm yang menyesuaikan dengan permasalahan yang dihadapi. Genetic Algorithm juga merupakan algoritma yang efektif dan sederhana dan relatif mudah untuk diimplementasikan. Genetic Algorithm memiliki keunggulan-keunggulan dibandingkan dengan metode-metode heuristic yang lain, yaitu:

* Genetic Algorithm menyelesaikan masalah dengan mengkodekan permasalah menjadi chromosome, bukan dengan menyelesaikan permasalahan itu sendiri. Karena itu diperlukan pemodelan chromosome yang baik dan efektif yang dapat mewakili solusi dari permasalahan yang dihadapi.
* Genetic Algorithm memulai prosesnya dengan sekumpulan initial solutions, berbeda dengan metaheuristic lain yang memulai proses dengan sebuah solusi tunggal, dan berlanjut ke solusi lainnya melalui suatu transisi. Karenanya GA melakukan pencarian multi-directional dalam solution space, yang memperkecil kemungkinan berhentinya pencarian pada kondisi local optimum.
* Hanya diperlukan sebuah fungsi evaluasi tunggal yang berbeda untuk tiap permasalahan.
* Genetic Algorithm merupakan algoritma yang ‘buta’, karena GA tidak mengetahui kapan dirinya telah mencapai solusi optimal.

Secara umum Genetic Algorithm harus memenuhi kriteria-kriteria dibawah ini untuk menghasilkan solusi yang optimal:

* Sebuah representasi yang tepat dari sebuah solusi permasalahan, dalam bentuk chromosome.
* Pembangkit populasi awal. Umumnya populasi awal dibangkitkan secara acak, namun untuk beberapa kasus juga bisa dibangkitkan melalui metode-metode tertentu atau penggabungan keduanya(seeding).
* Sebuah evaluation function untuk menentukan fitness value dari tiap solusi.
* Genetic Operator, mensimulasikan proses reproduksi (perkembangbiakan) dan mutasi.
* Parameter-parameter lain, seperti kapasitas populasi, probabilitas dari operasi-operasi genetik, dan semacamnya.

Perlu diingat bahwa kapasitas populasi sangat mempengaruhi kemampuan Genetic Algorithm dalam mencari solusi. Kapasitas populasi yang terlalu kecil menyebabkan kurangnya variasi chromosome yang muncul, sehingga dapat menyebabkan hasil akhir yang buruk. Kapasitas populasi yang besar biasanya memberikan hasil yang lebih baik, dan mencegah terjadinya konvergensi yang prematur.

PROSEDUR GENETIC ALGORITHM

Suatu Genetic Algorithm standar membutuhkan dua hal untuk didefinisikan, yaitu :

1. Sebuah genetic representation dari sebuah solution domain (domain solusi),

2. Sebuah fitness function untuk mengevaluasi sebuah domain solusi.

Representasi standar dari solusinya adalah sebuah array of bits (Larik bit). Larik dari tipe laen atau struktur lain juga bisa digunakan. Properti utama yang membuat representasi genetic ini baik adalah bagian-bagiannya yang bisa diakses dengan mudah karena ukuran yang pasti (fixed), yang memudahkan suatu operasi persilangan yang sederhana. Representasi panjang variabel juga digunakan disini, tetapi implementasi persilangan jauh lebih sulit pada kasus ini.

Fungsi penghitung nilai kecocokan (fitness) didefinisikan pada representasi genetic dan digunakan untuk mengukur kualitas (quality) pada solusi yang direpresentasikan. Fungsi penghitung ini selalu tergantung pada masalah yang ada (problem dependent). Sebagai contoh, pada knapsack problem, kita ingin memaksimalkan nilai total objek yang bisa dimasukkan ke knapsack (karung) yang memiliki kapasitas tertentu. Representasi solusinya mungkin bisa sebuah larik bit, dimana setiap bitnya merepresentasikan obyek yang berbeda, dan nilai dari bitnya (0 atau 1) merepresentasikan apakah obyek itu ada di knapsack atau tidak. Tidak setiap representasi solusi valid, karena bisa saja jumlah total obyek-obyeknya melebihi kapasitas dari knapsack itu sendiri.

Setelah kita memiliki representasi genetik dan sebuat fungsi untuk mencari nilai kecocokan (fitness) terdefinisi, maka Genetic Algorithm akan melanjutkan untuk membentuk suatu populasi acak, kemudian meningkatkannya melalui aplikasi yang berulang-ulanng dari mutasi, persilangan, dan operator seleksi.

Tahapan-tahapan dalam GA diantaranya yaitu :

Initialization

Pada awalnya solusi individual akan secara acak dibuat dalam bentuk sebuah inisial populasi. Besar populasinya sangat tergantung pada keadaan masalah itu sendiri, tapi biasanya populasi mengandung sekitar beberapa ratus atau bahkan ribuan solusi yang mungkin. Secara sederhana, populasinya dibuat secara acak, dengan mengcover seluruh kemungkinkan solusi (search space). Cara lainnya, solusinya mungkin bisa di “seeded” pada area dimana kemungkinan besar ditemukan solusi optimalnya.

Selection

Seiring dengan berjalannya algoritma, suatu bagian pada populasi akan dipilih (selected) untuk membuat suatu generasi baru. Solusi individual tersebut dipilih melalui suatu fitnessbased process, dimana solusi pencocok (fitter, yang diukur oleh suatu fitness function) akan menyatakan kemungkinan terpilih. Beberapa metode seleksi menggunakan nilai kecocokan tersebut dan kemudian memilih solusi terbaik dari situ. Metode lain hanya menggunakan solusi acak dari populasi, sehingga proses ini mungkin akan memakan waktu lama. Metode seleksi yang populer dan telah teruji antara lain roulette wheel selection dan tournament selection.

Reproduction

Langkah selanjutnya adalah dengan membuat generasi kedua dari populasi yang ada melalui genetic-operator: crossover (persilangan), dan atau mutation (mutasi). Untuk setiap solusi baru yang dibentuk, sebuah pasangan “parent” atau orang tua solusi dipilih dari kumpulan populasi sebelumnya. Dengan membuat sebuah “child” atau anak solusi menggunakan metoda diatas, yaitu persilangan dan mutasi, sebuah solusi baru telah dibuat, dimana pada umumnya akan memwarisi bagianbagian dari orang tuanya. Orang tua baru dipilih lagi dan membuat suatu anak solusi lagi, dan berlanjut sampai suatu populasi solusi baru dengan ukuran yang cukup terbentuk. Secara umum rata-rata nilai kecocokannya (fitness) akan meningkat melalui prosedur ini, karena hanya organisme terbaik yang dipilih dalam pembentukan populasi selanjutnya.

Termination

Proses diatas akan terus dilakukan sampai suatu kondisi terminasi/berhenti ditemukan. Kondisi terminasi/berhenti yang umum dipergunakan yaitu : Suatu solusi ditemukan yang memenuhi kriteria minimum; Generasi telah mencapai suatu tingkat tertentu; Budget yang dialokasikan (misalnya waktu komputasi) telah dicapai; Solusi dengan nilai kecocokan tertinggi akan mencapai atau telah mencapai suatu batas dimana proses selanjutnya yang akan dilakukan tidak akan menghasilkan hasil yang lebih baik; Inspeksi secara manual dan berkala; Kombinasi dari berbagai macam cara terminasi di atas

Pseudo-code algorithm

1. Memilih atau membuat suatu populasi inisial.

2. Menghitung nilai kecocokan (fitness) untuk setiap individu pada populasi tersebut.

3. Proses pengulangan

a. Memilih beberapa individu yang memiliki nilai kecocokan tertinggi untuk melakukan proses reproduksi.

b. Membuat suatu generasi baru melalui proses persilangan dan mutasi (operasi genetika) sehingga akan memberikan kelahiran pada beberapa bibit unggul.

c. Menghitung nilai kecocokan individual pada bibit unggul tersebut.

d. Mengganti individu dengan rangking terburuk pada populasi sebelumnya dengan bibit unggul hasil operasi genetika tadi.

4. Sampai mencapai suatu kondisi terminasi yang sesuai.





Review Lagu Chrisye ‘Pergilah Kasih’

19 02 2009

Belakangan ini lagi seneng denger lagunya Alm Chriye nih,,
Bukan cuma karena suara dari Chrisye yang kalo didenger begitu enak n nyaman ja tapi juga makna lagu2nya yang kalo menurutku dalem n inspiratif banget, jadi rasanya beda aja dibanding lagu yang lain. Nah diantara lagu-lagu tu ada satu yg sekarang lagi booming di hati nih, pasti tau kan lagu Chrisye yang judulnya ‘Pergilah Kasih’? Ga tau kenapa lagu ini kok mbuat aku jadi semangat kuliah ya? N rasanya jadi inget orang tua yang udah mengorbankan segalanya buat kita untuk mengejar keinginan dan mimpi-mimpi kita, juga dengan penuh keikhlasan merelakan kita pergi begitu saja untuk menggapai mimpi itu. Dan bahkan mereka senantiasa berdoa setiap saat hanya untuk kita di setiap sujud mereka…

Sungguh pengorbanan ini sangat luar biasa dan kalau dipikir lagi apa yang telah kita persembahkan pada mereka sangat tidak sebanding dengan pengorbanan itu…

Yah yang jelas sekaranglah saatnya kita untuk mempersembahkan yang terbaik untuk kedua orang tua kita, tidak perlu menyesali kesalahan dan ketidakberdayaan yang kita lakukan sebelumnya. dan perlu diingat tidak pernah ada kata terlambat untuk membenahi perilaku, sikap, ataupun kesalahan-kesalahan kita. Yang perlu kita lakukan adalah melakukan pembelajaran terhadap kesalahan yang mungkin pernah kita lakukan dan melakukan perubahan sikap agar dapat melihat orang tua menangis haru, bahagia karena kita.

Pergilah Kasih

Tak pernah kusangka ini terjadi
Kisah cinta yang suci ini
Kau tinggalkan begitu saja
Sekian lamanya kita berdua

*
Tak kusangka begitu cepat berlalu
Tuk mencari kesombongan diri
Lepaskanlah yang pernah kau ucapkan
Kau tinggalkan daku

Reff :
Pergilah kasih kejarlah keiinginanmu
Selagi masih ada waktu
Jangan hiraukan diriku
Aku rela berpisah, demi untuk dirimu
Smoga tercapai, sgala keinginanmu

Back to : * Reff

Kejarlah keiinginanmu
Selagi masih ada waktu
Jangan hiraukan diriku
Aku rela berpisah, demi untuk dirimu
Smoga tercapai, sgala keinginanmu

Klik disini untuk download Lagu-Nya…





Cara Kompile Program Java via Command Prompt

17 02 2009

Baru mulai kuliah lagi nih,,
Tapi pertama masuk kuliah OOP bapak Tjokorda selaku dosen udah ngasi Tugas. Tapi yah dijalani aja deh, mungkin dengan ada tugas kita jadi lebih mudah paham. Salah satunya kita suruh njelasin cara kompile program java via command prompt n buat program hitung luas segitiga pake java versi J2SDK versi 1.6. Emang masih sederhana tapi penerapan konsep OO-nya nih yang bikin jadi lumayan bingung,,
setelah mencoba-coba akhirnya ketemu juga caranya, ini nih caranya :

–    Pertama jelas instal J2SDK-nya dulu dong
–    Terus jelas buat terlebih dahulu program yang diinginkan (bisa menggunakan notepad)
–    Lalu beri ekstensi .java pada file tersebut
–    Buka command promp (start > run > ketik cmd)
–    Ubah direktori ke tempat kita membuat program tersebut
–    Setelah masuk ke direktori yang dimaksud ketik nama file yang berekstensi .java tadi dengan mengacu kepada file javac.exe tempat kita menginstall aplikasi java kita.
(untuk java versi J2SDK 1.6 atau JDK 6 bisa menggunakan perintah : C:\Latihan>”C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_03\bin\javac.exe” -cp . Driver.java)
–    Setelah perintah tersebut dijalankan maka akan terbentuk file bernama Driver.class pada folder tempat kita membuat program
–    Ketik nama file tadi dengan mengacu kepada file java.exe tempat kita menginstall aplikasi java kita tanpa diikuti ekstensinya
(untuk java versi J2SDK 1.6 atau JDK 6 bisa menggunakan perintah : C:\Latihan>”C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_03\bin\java.exe” -cp . Driver)
–    Jika benar maka akan keluar hasil dari program yang telah kita buat.

Hasil program yang telah saya buat sbb :

hasil program saya

Buat temen2 yang sama2 dapet tugas ini jangan asal langsung copy paste yah?? Soalnya kalo sama persis ntar langsung dapet nilai E nih!! Ga mau kan pastinya??





Sejarah Singkat Java…

17 02 2009

Logo java

Baru ini mulai belajar Java nih,, trus kayaknya kurang afdal ja kalau belajar tapi nggak tahu history atau sejarahnya..

Jadinya ya nyoba mempelajari sejarah java dan inilah sejarah singkatnya :

JAVA lahir dari kebutuhan akan sebuah pemrograman berorientasi objek. JAVA itu sendiri diciptakan karena ketidakpuasan akan kinerja C++ karena dinilai memiliki banyak bug, berbiaya besar dan tergantung pada platform. Proyek penelitian ini dilakukan oleh SUN Microsystem dan kemudian diberi kode Green atau sering dikenal dengan istilah The Green Project. The Green Project ini dipelopori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, dan sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems yang berjalan selama 18 bulan dimulai dari tahun 1991. Proyek ini kemudian ditutup pada musim panas 1992 dan menghasilkan sebuah program java OAK yang pertama yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen).
Setelah proyek ini selesai sebuah anak perusahaan TV kabel tertarik menambah beberapa orang dari proyek The Green Project tersebut. Pemusatkan kegiatan ini berada pada sebuah kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto dan dalam sekejap kegiatan ini berkembang dengan pesat dengan meningkatnya jumlah karyawan hingga 70 orang. Selain itu juga media internet mulai digunakan sebagai penopang kerja mereka. Pada tahun 1995, nama Oak diganti dengan nama JAVA karena ada produk lain yang telah mematenkan nama tersebut dan sebagai tambahan nama JAVA ini menurut para pekerja Sun merupakan nama sejenis kopi favorit James Gosling. Bersamaan dengan lahirnya nama Java ini, Sun juga mengganti nama web-browser mereka dari WebRunner menjadi HotJava.
Sun kemudian mengumumkan bahasa Java sebagai bahasa yang mampu menjalankan Web secara interaktif dan aman. Pada pertengahan tahun 1995, Netscape mengumumkan akan mengadopsi Java di dalam browser mereka. Kemudian,  Java (pada tahun-tahun itu) secara de-facto menjadi bahasa standar di dunia maya Internet. Perkembangan Java dipermudah lagi dengan tersedianya JDK (Java Development Kit) di situs milik Sun yang dapat di-download gratis. Pada akhir tahun 1995, IBM dan Microsoft memutuskan untuk membeli lisensi Java untuk dipakai dalam teknologi mereka.





Kisah Tempayan Retak

23 09 2008

Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada
kedua ujung sebuah pikulan yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari
tempayan itu retak, sedangkan tempayan satunya lagi tidak. Tempayan yang utuh
selalu dapat membawa air penuh, walaupun melewati perjalanan yang panjang dari
mata air ke rumah majikannya. Tempayan retak itu hanya dapat membawa air
setengah penuh.

Hal ini terjadi setiap hari selama dua tahun. Si tukang air hanya dapat membawa
satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan utuh
merasa bangga akan prestasinya karena dapat menunaikan tugas dengan sempurna. Di pihak lain, si tempayan retak merasa malu sekali akan ketidaksempurnaanya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya ia dapat berikan.

Setiap Orang Memiliki kekurangan

Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak berkata
kepada si tukang air, “Saya sungguh malu kepada diri saya sendiri dan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya”

“mengapa?” tanya si tukang air,”mengapa kamu merasa malu ?””Saya hanya mampu,
selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa. Adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor
sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacatku itu, saya telah
membuat mu rugi.”

Si tukang air merasa kasihan kepada si tempayan retak, dan dalam belas
kasihannya, ia menjawab,” Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin
kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan.”

Tuhan sanggup memakai kelemahan kita untuk maksud yang indah.

Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru
menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan dan itu membuatnya sedikit terhibur. Namun pada akhir perjalanan, ia kembali merasa sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor dan kembali tempayan retak itu meminta maaf kepada si tukang air atas kegagalannya. Si tukang air
berkata kepada tempayan itu, “Apakah kamu tidak memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu ? tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan lain yang tidak retak itu ?” Itu karena aku selalu menyadari akan
cacatmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di
sepanjang jalan di sisimu dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata
air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini, aku telah dapat
memetik bunga-bunga indah itu untuk dapat menghias meja majikan kita. Tanpa adanya kamu , majikan kita tidak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang.”

Setiap orang memiliki cacat dan kelemahan sendiri. Kita semua adalah tempayan
retak, namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk maksud
tertentu. Dimata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma, Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu dapat menjadi sarana keindahan Tuhan.

Ketahuilah dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.





Sebuah koin penyok

23 09 2008

Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.

Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya
terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya.
“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.

“Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.

Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata
pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu.
Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu.
Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.

Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.

Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.

Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?

Kisah berikut, diadaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns.